Dalam desain, warna dapat menunjukkan gaya/style sebuah desain:
Warna etnik : warna yang berciri gaya etnik/tradisional, contohnya dominan hijau tua, coklat, dsb.
Warna pop art: warna yang menggunakan warna-warna cerah (khas pop art), seperti perpaduan warna merah, kuning, orang, dsb.
Warna op-art (psikodelik) : warna yang mennggunakan warna-warna yang memberikan efek khusus terhadap mata yang melihatnya( seperti kesan luas/sempit, tinggi-rendah, dsb.). Contoh komposisi warna tersebut adalah merah-biru, merah-hijau, dsb.
Warna posmo (postmodern): warna yang menggunakan warna-warna soft yang mencirikan gaya postmodern. Contoh:perpaduan warna pastel.
dan Warna juga berfungsi untuk memberikan vibrasi tertentu di dalam suatu desain. Begitu hebatnya kekuatan warna, sehingga bisa memberikan efek psikologis kepada semua orang yang melihatnya. Malah di dalam terapi kesehatan, warna tertentu di gunakan untuk membantu pasien menjadi lebih cepat sembuh.
1. MERAH
Merah adalah warna yang kuat sekaligus hangat. Biasanya di gunakan untuk memberikan efek psikologi ‘panas’ , ‘berani’ , ‘marah’ dan ‘berteriak’. Beberapa studi juga mengindentifikasi merah sebagai warna yang sexy.Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna merah sebagai aksen karena sifatnya yang kuat. Misalnya, foto hitam putih di berikan aksen warna merah sedikit saja sudah bisa membuat foto tersebut menjadi terlihat berbeda.
2. HIJAU
Hijau adalah warna yang tenang karena biasanya di kaitkan dengan lingkungan dan alam. Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna hijau untuk memberikan kesan segar. Dan dengan mudah kita bisa memberikan nuansa membumi dengan kombinasi warna hijau dan coklat gelap.Kalau warna merah di atas bisa di ibaratkan sebagai musik rock dengan hentakan keras dan cepat, maka warna hijau bisa di ibaratkan sebagai musik klasik (atau musik-musik meditasi). Maka itu berhati-hatilah memadukan merah dan hijau, karena akan sedikit bermasalah.
3. BIRU
Biru adalah warna favorit para pria dan termasuk warna yang ‘dingin’. Kalau di dunia desain, biru sering di sebut “warna corporate” karena hampir semua perusahaan menggunakan warna biru sebagai warna utamanya. Tidak heran memang, karena biru merupakan warna yang termasuk tenang dan bersifat penyendiri.Efek lain warna biru adalah sering di anggap sebagai warna yang sedih (langit biru di malam hari?). Biru juga bisa di pakai untuk menurunkan nafsu makan, karena berkonotasi dengan racun.
4. KUNING
Kuning adalah warna yang ceria, menyenangkan dan menurut saya sedikit ‘melompat-lompat’. Tidak heran warna kuning identik dengan mainan anak-anak. Kuning juga biasanya di gunakan untuk mendapatkan perhatian dari orang yang melihat desain kita.Karena begitu kuatnya warna kuning ini, seringkali di gunakan untuk mendapatkan perhatian orang. Ingat rambu lalu lintas yang memberikan tanda bahaya? Semua di dominasi warna kuning atau merah (yang masih satu garis keturunan).
5. UNGU
Ungu adalah warna yang memberikan kesan spiritual, kekayaan dan kebijaksanaan. Saya jadi ingat desain baju penyihir / dukun / sejenisnya di jaman medieval, kebanyakan di dominasi warna ungu. Ungu juga warna yang unik karena sangat jarang kita lihat di alam.Dengan menggunakan warna ungu kita bisa memberikan kesan unik pada desain kita, baik kita menggunakan secara dominan atau hanya sebagai aksen saja. Kelemahannya adalah sangat susah di padukan dengan warna lain, kita harus ekstra memikirkan warna yang cocok bersanding dengan warna ungu.
6. COKLAT
Coklat adalah warna bumi, memberikan kesan hangat, nyaman dan aman. Namun selain itu, coklat juga memberikan kesan ‘sophisticated’ karena dekat dengan warna emas. Bisa di bayangkan kesan ‘mahal’ desain dengan kombinasi warna hitam dan coklat muda.Dan tidak lupa, coklat juga bisa memberikan nuansa ‘dapat di andalkan’ dan ‘kuat’. Saya membayangkan warna coklat bisa di gunakan di firma hukum sebagai warna utama perusahaan mereka.
7. ORANGE
Oranye adalah hasil peleburan merah dan kuning, sehingga efek yang di hasilkan masih tetap sama, yaitu ‘kuat’ dan ‘hangat’. Warna ini sering di gunakan pada tombol website yang penting, seperti ‘buy now’ , ‘register now’ dan lainnya yang sejenis, istilahnya adalah ‘call to action’ button dari sisi psikologis sebenarnya warna oranye memberikan kesan tidak nyaman, dan sedikit gaduh. Mungkin karena sebab itulah warna ini paling banyak di pakai untuk menarik perhatian orang.
8. MERAH MUDA
Merah muda adalah warna yang feminin, kalau menggunakan warna ini pasti kamu berurusan dengan sesuatu yang bersifat kewanitaan. Efek cinta romantis juga bisa timbul dari warna merah muda ini, agak sedikit berbeda dengan warna merah yang lebih menggambarkan ‘gairah yang berani’.Tetapi banyak juga desainer yang berani menggunakan warna merah muda ini dengan terang-terangan. Misalnya dengan kombinasi hitam dan merah muda sebuah desain bisa menjadi terlihat unik.
9. PUTIH
Putih adalah warna yang murni, tidak ada campuran apapun. Makanya sering di anggap sebagai warna yang menimbulkan efek suci dan bersih. Ketika kita ingin membuat desain yang simple dan minimalis, menggunakan warna putih adalah langkah yang tepat (walaupun bukan cara satu-satunya).
10. HITAM
Hitam adalah warna yang gelap, suram, menakutkan tetapi elegan.elemen apapun jika di taruh di atas background hitam akan terasa lebih bagus (misalnya, pada waktu menampilkan foto, portfolio atau produk). Tapi tidak selalu efektif di dalam kasus tipografi.
Itulah efek-efek sebuah warna.
> SuperHero Color
Beberapa superhero menggunakan warna Merah dan biru, yang membawa kesan Kuat, tegas dan tenang.
Check this out guys!, I love this song and also interest with the way they bring it on!
Mary, Did You Know? By Pentatonix
Lyric:
Mary, did you know that your Baby Boy would one day walk on water? Mary, did you know that your Baby Boy would save our sons and daughters? Did you know that your Baby Boy has come to make you new? This Child that you delivered will soon deliver you.
Mary, did you know that your Baby Boy will give sight to a blind man? Mary, did you know that your Baby Boy will calm the storm with His hand? Did you know that your Baby Boy has walked where angels trod? When you kiss your little Baby you kissed the face of God?
Mary did you know.. Ooo Ooo Ooo
The blind will see. The deaf will hear. The dead will live again. The lame will leap. The dumb will speak The praises of The Lamb.
Mary, did you know that your Baby Boy is Lord of all creation? Mary, did you know that your Baby Boy would one day rule the nations? Did you know that your Baby Boy is heaven's perfect Lamb? The sleeping Child you're holding is the Great, I Am.
Apa itu beruntung? Banyak orang mendefinisikan “beruntung” sebagai salah satu keadaan di mana seseorang bisa dengan mudah mendapatkan sesuatu tanpa bersusah payah. Bila ada kata “untung” maka ada juga kata “sial”. Sial adalah keadaan di mana seseorang selalu mendapat hal buruk terhadap apa yang telah dia kerjakan dengan sungguh-sungguh.
Tuhan yang menyediakan berkat dan kita yang berusaha untuk mendapatkannya. Dalam Amsal 12:27 dikatakan bahwa, “Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.” Bila kita ingin mendapatkan sesuatu, maka kita harus mengusahakannya terlebih dahulu karena ada berkat yang luar biasa dibalik ketekunan.
Terkadang terlalu banyak orang-orang yang beruntung (diberkati dalam semua usahanya). Mereka terlalu senang dengan kesuksesan yang telah tercapai, namun mereka lupa untuk bersyukur. Mereka lupa untuk berterima kasih kepada Sang Pember Berkat yang juga memberi mereka kehidupan.
Sama seperti ketika Yesus menyembuhkan 10 orang kusta dan hanya seorang saja yang kembail kepada Yesus untuk mengucap syukur (Lukas 17:11-19). Jadilah manusia yang hidup dengan penuh ucapan syukur dalam segala hal karena itulah yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita.
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang di kehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.1 Tesalonika 5:18
Pada suatu hari di sebuah desa yang indah dimana para penduduk hidup dengan rukun dan damai. Semua orang di desa itu hidup dengan berkelimpahan, kelimpahan akan hasil panen tanamannya, kelimpahan akan susu dan madu. Cuaca di desa itu pun sangat baik matahari selalu menyinari tanaman dan bunga yang sedang menikmati hangatnya siraman sang fajar. Hujanpun selalu turun memberi minum tanah dan bunga yang haus. Namun pada suatu hari yang tidak disangka-sangka datanglah badai yang kencang. Badai itu dengan satu gigitan memakan seluruh hasil panen para petani. Tidak banyak hasil yang tersisa karena badai itu. Tidak hanya itu, juga desa yang indah itu mengalami hujan yang berkepanjangan. Cuaca seakan berubah begitu derastisnya. Cuaca buruk. Hujan tak henti-hentinya berlalu lalang di desa itu. Penduduk desa mulai mengeluh dengan keadaan ini. Keadaan yang buruk, hujan yang tiada hentinya. Seolah semua tanah yang telah dibajak, semua benih-benih yang tertanam, semua keringat yang tercucur adalah sia-sia. Banyak petani yang mengeluh karena sedikitnya hasil panen dan banyak juga yang menyerah. Namun, ada seorang petani yang berbeda, apa yang membuatnya berbeda? Sederhana, yaitu sikap hatinya yang senantiasa mengucap syukur. Petani ini mengerti semua penduduk mengalami keadaan yang sama. Tetapi petani ini walaupun di tengah keadaan yang buruk itu ia tidak mengeluh, ia tidak menyalahkan hujan, tidak menyalahkan angin, tidak menyalahkan tanah. Melainkan terus bekerja dengan harapan sesuatu yang baik akan segera terjadi. Singkat cerita, badaipun sudah berlalu beberapa waktu dan datanglah seorang pembeli dari kota untuk mencari bahan makanan. Pembeli itu berkeliling desa untuk berbincang-bincang dengan beberapa petani. Beberapa petani itu masih terus mengeluh karena keadaan tersebut yang hasilnya hanya sedikit dan kurang baik. Lalu bertemulah pembeli itu dengan petani yang selalu mengucap syukur itu. Karena pembeli itu merasakan sikap yang berbeda dari petani itu, kata-kata yang positif, sikap yang berbeda. Akhirnya pembeli itu memutuskan untuk membeli seluruh hasil panen petani itu.
Cerita ini hanya sebuah fiksi belaka, Namun tahukah saudara bahwa sikap yang bersyukur itu adalah juga sebuah sikap yang hormat dan berserah kepada Tuhan. Suatu cara kita mengatakan terimakasih kepada Tuhan. Tuhan tersenyum ketika anak-anakNya berserah kepadanya.
Terkadang sebuah keadaan tidak bisa kita kendalikan, tapi yang bisa kita pilih untuk lakukkan adalah bersyukur. Dengan bersyukur kita akan memiliki damai dan sukacita dan itulah yang menjadi kekuatan kita.
1 Tesalonika 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
So, mengucap syukurlah dalam segala keadaan! God is smiling to you !
Mau mulai sebuah bisnis? pelajari dulu metode ini ! Kali ini kita akan membahas tentang, Bagaimana cara kita mengukur sebuah bisnis? apakah bisnis itu sedang sehat? sakit? atau demam??
Kita semua pasti punya sebuah ukuran masing-masing tentang suatu bisnis? mungkin kita dapat ukur dari incomenya? dari profitnya? dari banyaknya jumlah karyawan mungkin? dll. Dalam hal ini tidak ada orang yang benar ataupun salah, karena semua dari kita sebagai pebisnis punya cara pandang masing-masing. Nah, yang ingin saya bagikan kali ini adalah sebuah metode berupa Business Model Canvas.
Tanpa berlama-lama, Yuk kita mulai aja !
Buat kita yang akan memulai suatu bisnis baru atau sedang menjalankan bisnis kadang kita sering bertanya sama diri sendiri atau sama orang kenapa sih bisnis saya ga maju, apa yang salah dengan bisnis saya. Atau saya mendapatkan hasil yang bagus dari bisnis saya saat ini, tapi bagaimana saya mengembangkan bisnis saya? Apa yang bisa saya lakukan untuk mengembangakan bisnis ini? Atau bagi yang lebih advance lagi akan bertanya apa strategi bisnis saya yang akan datang? Bagaimana rupa organisasi saya ke depan?
Pertanyaan2 diatas kadang sulit kita jawab karena kita ga punya alat untuk memotret usaha kita. Untuk mengevaluasi rencana bisnis atau bisnis yang kita sedang jalani kta perlu melihat dari sudut pandang yang jelas dan utuh mengenai model bisnis kita. Nah Business Model Canvas adalah salah satu alat untuk membantu kita melihat lebih akurat bagaimana rupa usaha yang sedang atau kita akan jalani. Dengan tool ini kita seakan melihat bisnis dari gambaran besar namun tetap lengkap dan mendetail apa saja elemen2 kunci yang terkait dengan bisnis kita. Dengan demikian kt bisa melihat gambaran utuh yang sangat membantu dalam menjawab pertanyaan2 seputar bisnis kita. Dengan mengevaluasi satu demi satu elemen2 kunci kita jadi lebih mudah menganalisis apa yang kurang tepat, dan pada akhirnya kita bisa mengambil langkah untuk mencapai tujuan bisnis kita.
Alexander Osterwalder dalam bukunya Business Model Generation menciptakan sebuah framework yang sederhana dan mudah dimengerti untuk menggambarkan bisnis kita yaitu Business Model Canvas. Pada business model canvas ini ada sembilan kotak yang merepresentasikan elemen-elemen kunci yang secara umum akan ada pada semua model bisnis.
Kesembilan hal tersebut adalah: Customer segments Value proposition Channel Customer relationship Revenue stream Key resource Key activities Key partners Cost Yang perlu kita lakukan adalah mengisi elemen-elemen itu.
1. Customer segment
Customer segment adalah kelompok target konsumen yang akan atau sedang kita bidik untuk menjadi pelanggan kita. Hal yang harus diperhatikan dalam segmentasi pelanggan adalah, kita harus benar2 bisa mendefinisikan secara spesifik siapa segment target pelanggan kita. Segmen target bisa dibedakan berdasarkan hal2 seperti: Tingkat ekonomi (menengah, atas atau kalo mau lebih spesifik lagi di segmentasi berdasrkan pendapatan atau uang jajan bulanan target konsumen kita) Umur Komunitas tertentu (misalnya komunitas sepeda, komunitas pecinta hewan tertentu atau komunitas ibu2 pengajian dll.) Perilaku khusus dari target konsumen kita (misalnya reaksinya terhadap harga barang, kadang ada perilaku tertentu yang malah suka dengan barang2 mahal, ada juga yang benar2 sensitif terhadap harga pengen yang murah dll.)
Yang penting adalah kita benar2 bisa membagi (segmentasi) target customer kita, karena dengan membagi kita lebih bisa mengerti dan menangkap kebutuhan khusus dan sifat2 target konsumen kita. Inilah yang harus kita tangkap dari calom konsumen kita.. .
2. Value Proposition
*kalo bingung dengan arti value proposition boleh sementara diganti dengan istilah Produk
Value proposition atau mudahnya produk, adalah hal yang kita tawarkan ke target konsumen kita. Misalnya kita jualan bahan makanan organik ke komunitas vegetarian, jualan kreasi dari batik untuk anak muda, jualan aplikasi untuk android misalnya, atau kita menawarkan jasa pelatihan bisnis ke mahasiswa dan UKM, atau arsitek yang jualan jasa desain ke pelanggan yang mau renovasi rumahnya dll.
Kenapa lebih cocok disebut value proposition adalah biar kita ga terjebak sama istilah produk yang selalu identik dengan barang, sementara value proposition kan ga selalu tentang barang, dia sifatnya lebih luas seperti jasa arsitek atau jasa konsultasi n pelatihan bisnis, atau jasa fotografi, bahkan gabungan produk dan jasa seperti kalo masang kawat gigi dll.
Ok, sekarang bentuk bisnis kita sudah sedikit terlihat, kita sudah punya apa yang konsumen kita butuhkan dan kita sudah tahu apa yang kita akan tawarkan kepada target konsumen kita.
3. Channel
Ok, saat ini kita udah punya customer segment dan value proposition/produk yang siap ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sekarang adalah bagaimana kita bisa memberikan produk/jasa yang konsumen butuhkan untuk sampai ke tangan mereka?
Untuk menyampaikan value proposition ke konsumen kita perlu channel. Channel adalah cara yang digunakan untuk memberikan value proposition kita ke konsumen. Cara ini bisa sangat bermacam2 tergantung dari segmen konsumen yang kita bidik. Chanel ini adalah salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan, karena kalo kurang tepat kita ga bisa meraih target segmen kita. Channel bisa juga disebut bagaimana cara kita menyampaikan produk kepada konsumen. Channel tersebut bisa berupa penjualan langsung, bisa juga melalui distributor, melalui tenaga marketing, bisa juga melalui website, bisa melalui forum jual beli, atau melalui thread kaskus.
Macam2 channel bisa dilakukan, makin kreatif kita menciptakan channel penjualan makin besar peluang kita untuk unggul dalam persaingan dan efektif dalam menjaring pelanggan. Kunci dari pemilihan channel ini adalah cara yang tepat untuk menyampaikan value proposistion kepada segmen target kita.
4. Customer Reationship
Salah satu misi marketing adalah untuk terus menambah lagi konsumen yang bisa dilayani. Hal ini tentunya berarti semakin banyak penjualan. Cara untuk mendapatkan, menambah jumlah konsumen dan untuk mempertahankan konsumen agar terus setia dengan kita adalah dengan membuat hubungan baik dengan pelanggan. Ini yang dimaksud dengan customer relationship, yaitu wadah untuk terus berhubungan dan semakin mempererat hubungan dengan pelanggan kita.
Di era nya teknologi informasi dan komunikasi sangat banyak cara untuk membuat hubungan dengan konsumen. Sebut aja website, facebook, twitter, kaskus, thread n forum, bbm, ym, whatsapp dll. Semua itu bisa dijadikan cara untuk menjalin hubungan dengan konsumen. Dengan hubungan yang lancar tersebut kita bisa dengan mudah menyampaikan sesuatu kepada konsumen kita misalnya produk baru, diskon, penawaran khusus dll. Dan yang ga kalah penting adalah kita bisa dapet info tentang apa yang jadi keinginan dari konsumen kita.
Ok, sampai disini kita udah mengisi empat elemen dari sembilan elemen dari bisnis model. Dari empat elemen ini sebetulnya kita sudah bisa merancang dan mengevaluasi apakah bisnis kita ini sudah tepat antara value proposition yang kita tawarkan, segment target yang kita bidik dan channel yang digunakan. semua faktor itu harus selaras dan saling mendukung, keterkaitan dari semua faktor tersebut adalah salah satu faktor kunci dalam keberhasilan bisnis kita.
5. Revenue Stream
"sebuah bisnis yang baik dan mantap harus memiliki arus pendapatan (revenue stream) yang sangat jelas dan masuk akal"
Oke, setelah kita mengisi lalu mengutak atik keempat elemen di atas kita mulai isi lagi kotak ke lima yaitu revenue stream. Revenue stream ini adalah salah satu yang sangat penting karena inilah nafas yang membut usaha kita tetap hidup.
Kita sudah rancang dengan cermat empat elemen yaitu value proposition (jasa/produk) yang kita tawarkan, lalu dengan jelas kita telah menentukan target segmen (customer segment) yang kita tuju, lalu kita juga telah menentukan channel penjualan kita dan menentukan bagaimana membangun hubungan dengan konsumen (customer relationship). Pertanyaan berikutnya dan salah satu yang terpenting adalah bagaimana bsnis kita bisa menghasilkan uang?
Pada umumnya bisnis, terutama perdagangan menghasilkan uang dari keuntungan penjualan, atau kadang disebut laba atau profit. Laba atau profit adalah salahsatu model revenue stream yang sederhana. Profit didapat dari selisih semua pendapatan penjualan (omzet) dikurangi semua biaya. Conto kalo kita jualan makanan buka puasa misalnya es teler, berarti profit secara sederhana adalah semua uang dari penjualan dikurangi biaya bahan+upah kerja+biaya listrik+sewa tempat+kemasan.
Namun demikian tidak semua model bisnis menghasilkan uang dari selisih penjualan-biaya (profit) aja. Misalnya bisnis jasa. Model bisnis perusahaan yang menawarkan jasa tentu tidak menghasilkan uang dari profit (saja) tapi yang lebih utama adalah dari pembayaran atas jasa yang diberikan. Contoh model bisnis jasa ini ada jasa konsultasi, jasa pembuatan desain arsitektur, desain web, biro iklan, jasa fotografi produk dan masi banyak lagi. Ada juga beberapa model usaha yang menghasilkan uang dari komisi, biaya iklan, atau ada juga model pay per click kalo di web advertising ada juga yang menghasilkan uang dari royalty fee, frenchise fee ada juga yang revenue stream nya beberapa dia dapet bayaran jasa + komisi juga dari supplier, misalnya dokter, dia dapet dari pembayaran jasa nya dan juga dapet dari perusahaan obat karena sudah menuliskan resep obat dengan merk tersebut dan banyak model lain dari revenue stream ini.
Syarat dari business model yang bisa hidup adalah jelas bagaimana bisnis ini bisa menghasilkan uang. Jadi kalo kita ditawarin bisnis trus ga jelas revenue stream nya ga jelas bagaimana bisnis tsebut bisa menghasilkan uang, maka ini bukan jenis bisnis yang bisa terus bernafas dan tumbuh.. .if its sounds to good too be true then it is not true, sebuah bisnis yang baik dan mantap harus memiliki arus pendapatan (revenue stream) yang sangat jelas dan masuk akal.
6. Key Resource Kalo di translate Resource kira2 artinya Sumber daya (sumber daya yang utama), maksudnya resource2 yang kt punya, atau kita harus punya. Key resource ini adalah syarat yang harus dipenuhi atau resource yang harus kita miliki untuk melakukan aktivitas utama bisnis kita, kalo kita kehilangan key resource ini bisnis kita ga jalan bro. Mungin ane coba jelasin pake conto aja yah:
misal kmu mulai buka usaha kantin di deket kampus, maka key resource adalah yang harus dimiliki untuk kantin itu jalan, seperti: tempat usaha/gerai nya, pegawai n juru masak, alat2 masak.
kira2 penjelasan key resource ga terlalu panjang, kayanya akan lebih jelas kalo sambil ngebahas key activities dan key partner, karena ketiga elemen ini saling berhubungan dan bisa juga dibilang ketiga elemen ini adalah kegiatan produksi, atau kegiatan operasi. Inilah kegiatan2 yang bikin usaha kita menghasilkan value proposition.
7. Key Activities Nah ini adalah apa saja kegiatan utama yang perlu dilakukan agar bisnis kita berjalan, kalo kegiatan ini ga bisa dilakukan ya bisnis ga jalan alias mandek gan. Ini menentukan bisnis kita ini ngapain aja sih kegiatan nya, kalo dilist lumayan banyak lho dan ketauan ntar berarti harus ada orang yang ngerjainnya. dan pertanyaan yang mesti bisa dijawab adalah ..bisakah semua item pekerjaan itu kita lakukan?
Misalnya kita bisnis makanan unik berbahan dasar tempe. nah tentunya kegiatan2 yang perlu dilakukan adalah: beli bahan2, memasak (produksi), mengepak produk tersebut, lalu bikin kemasan, itu dari kegiatan produksi, dari kegiatan marketingjuga kita perlu bikin iklan, ngurus social media marketing nya, lalu melayani pesanan..dan lain2
Lumayan yah ternyata bisnis kecil pun udah cukup banyak kegiatan nya (key activities)
8. Key Partners Kadang dalam menjalankan usaha, ga semua pekerjaan operasional bisa dilakukan sama kita. Contoh nya gini gan, terusin conto bisnis olahan snack dari tempe ya gan. Nah kita kan ga bikin tempe nya mulai dari bentuk kacang kedelai kan ? kalo udah gede sih perusahaannya bisa aja invest bikin pabrik tempe sendiri, tapi buat perusahaan kecil tentu paling mudah adalah beli tempe dari supplier. Supplier bahan baku ini adalah partner yang menentukan dalam bisnis kita. Key partnership itu maksudnya, gan, kita mesti bisa menentukan siapa yang jadi partner/supplier utama kita.
Menentukan key partners adalah keputusan kita sendiri gan. Apakah kita akan menyerahkan kegiatan kepada partner atau mau kita lakukan sendiri oleh perusahaan.
9. Cost Cost ini maksudnya semua biaya yang dikeluarkan untuk jalannya usaha kita, gan. Semua kegiatan yang memiliki porsi cukup menentukan dituliskan disini. Biasanya di sini dituliskan biaya bahan baku, biaya gaji pegawai, biaya operasional -listrik, internet, pulsa telepon dll.- yang penting2 aja.
Pelajaran Tambahan: Video penjelasan Business model canvas
* Kalau ada teman-teman yang ingin ber-diskusi soal bisnis model kanvas silahkan comment di post ini, kita akan membahas sama-sama elemen-elemen sebuah bisnis. :smile